Semua rasa sakit ini akan terlepas//dan sayap-sayapku pun akan menghempas//maka pada saat itu aku akan terbang tinggi dengan bebas//kutu-kutu pun hilang bersama kulit mati-ku yang terkupas//bersamaan dengan alam yang brhias//kuhindari hawa panas dan ku-buang rasa malas//
Dimulai dengan kata optimis//aku dan prajuritku akan berbaris//untuk meraih kehidupan yang harmonis//dengan sedikit lapisan baju baja yang tipis//akan ku-hilangkan kata pesimis//yang pernah mengiris-iris//kehidupan-ku yang miris//
Perang-ku sudah dimulai//prajurit-ku pun takkan diam dengan santai//karena kami bukanlah gontai//yang hanya bisa mengintai//tanpa keberanian tiada capai//bisa jadi malah kami yang dibantai//
Dengan cekatan kubuat persiapan//penuh do`a dan harapan//agar kami siap tempur dengan penuh kekuatan//untuk melawan keputus asaan//dari-Mu-lah Tuhan//kami meminta perlindungan//kami mengemis pertolongan//agar kami bisa bertahan//agar kami bisa melawan//

Tidak ada komentar:
Posting Komentar